Dengerin lagu-lagu hits dan berita terupdate hanya di Radio Mercu Buana.

Uniknya Tradisi Ramadhan di Berbagai Negara

Aloha Rekan Buana, semangat ya puasanya, karena lagi puasa di bulan Ramadhan ni. Rani mau ngasih info ke Rekan Buana keunikan tradisi Ramadhan di berbagai negara. Ramadhan selalu jadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam di seluruh penjuru dunia, tak hanya Indonesia atau negara yang mayoritas muslim saja loh yang menunggu kedatangan bulan suci ini. Semua kalangan menyambut ramadhan dengan penuh suka cita, tradisi ramadhan di berbagai negara pun berbeda antara yang satu dan lainnya.  Menyambut ramadhan dengan penuh suka cita, masing-masing negara pun mempunyai tradisi yang unik. Juga tradisi ramadhan di berbagai negara ini memiliki keunikan  antara yang satu dan lainnya.

Berikut keunikan beberapa tradisi ramadhan di berbagai negara , check this out!

1. Festival Garangaou bagi umat muslim di Qatar

Setiap tanggal 13,14, dan 15 bulan ramadhan selepas berbuka puasa dan salat Maghrib, anak-anak kecil di Qatar akan berpawai dengan kostum khusus untuk merayakan festival  Garangaou. Dalam festival Garangaou ini, anak laki-laki akan menggunakan baju arab hitam berompi merah bersulam emas. Di kesempatan yang sama anak perempuan akan mengenakan pakaian tradisional disdaashas berwarna cerah lengkap dengan ikat kepala (bukhnig) atau hijab hitam transparan berhias benang emas. Anak-anak ini lantas akan berjalan sambil bernyanyi di sepanjang jalan sekaligus mampir ke rumah-rumah penduduk untuk meminta permen dan kue.

2. Lampu Fanus dan hidangan Kunafa saat ramadhan di Mesir

Rekan Buana, Menjelang ramadhan umat Muslim di Mesir akan memasang lampu Fanus di halaman rumah mereka. Tradisi ini konon dimulai sejak Dinasti Fattimiyah. Kala itu, lampu Fanus dipasang untuk menyambut kedatangan pasukan Raja yang datang berkunjung menjelang datangnya bulan Ramadan. Dan , selama bulan puasa warga Muslim Mesir juga akan menyajikan hidangan manis bernama Kunafa. Kunafa atau hidangan pencuci mulut ini akan Rekan Buana temukan saat ramadhan tiba.

3. Kuliner bernuansa Turki selama bulan ramadhan di Jerman

Belum banyak yang tau jika sebagian besar dari umat Islam di Jerman berasal dari Turki. Sehingga atmosfir Turki akan sangat terasa di Jerman saat bulan ramadan tiba. Hal yang unik saat ramadhan di Jerman adalah adanya sajian menu makanan bernuansa Turki. Seperti misalnya suus (minuman berbahan baku gula hitam), dschellab (gula dan sirup kurma), qamruddin (jus aprikot), qata’ef (kue kering yang direndam sirup gula), dan kalladsch (adonan pilo isi kacang-kacangan).

4. Hangatnya kebersamaan umat Muslim di Jepang

Umat Muslim di Jepang dikenal bukan mayoritas, namun saat bulan ramadhan tiba mereka akan berkumpul dan saling berbagi kebahagiaan. Umat Islam di Jepang akan berkumpul di Japan Islamic Centre dan membentuk panitia bulan puasa yang bertugas menyusun kegiatan yang akan digelar selama bulan Ramadan.

Kegiatan tersebut di antaranya dialog keagamaan, majelis taklim, salat tarawih berjamaah, hingga penerbitan buku-buku ke-islaman. Panitia Keislaman juga akan menerbitkan jadwal puasa dan mendistribusikannya ke masjid, rumah keluarga Muslim, dan restoran halal yang ada di seluruh Jepang.

5. Berbelanja aneka pernak-pernik untuk menyambut bulan ramadhan di Prancis

Salah satu kawasan di Prancis yang dihuni imigran asal Arab adalah Couronne. Di Prancis, saat menjelang bulan ramadhan terdapat satu tradisi unik. Yaitu berbelanja berbagai macam pernak-pernik untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. Penjual pernak-pernik ini banyak ditemui di Jalan Pierre Tumbot.