Halo, rekan buana! Di waktu libur semester kita ini dan banyaknya konser maupun festival yang telah diadakan, mana konser atau festival yang udah rekan buana hadiri? Konser atau festival itu biasanya belum lengkap kalo ga menghadirkan sebuah musik, bener kan?
Eits, tapi kali ini bukan mau membahas konser atau festival tapi mau membahas sebuah band indie asal Jakarta The Ayayay yang telah meluncurkan album kedua berjudul “Melaju di Kecepatan Tinggi”.
Hm, terus hubungannya apa ya antara album kedua The Ayayay dengan konser atau festival? Oke, jadi hubungannya adalah peluncuran album kedua band ini dilakukan dalam sebuah pesta konser yang bertempatan di FK Bar & Lounge, Jakarta Pusat, Sabtu 6 Agustus 2022.
Album kedua The Ayayay yang berjudul “Melaju di Kecepatan Tinggi” terdiri dari 5 lagu yaitu Melaju di Kecepatan Tinggi, Jakarta Rock City, What Do You Want, Belaga Gila, dan Surat Buat B*ng**t.
Band The Ayayay sendiri dianggotai oleh Andika Patria (vokal/gitar), Edo Margoevan (bass), Aries Wijaksena (gitar), dan Ahmad Vino (drum).

Andika selaku vokal/gitar di band mengatakan, bahwa semua lagu di mini album kedua ini bernuansa rock n roll. Untuk lirik di dalam lagu-lagu tersebut bernuansa fenomena sosial yang dilihat dari sudut pandang para personel The Ayayay yang berasal dari kaum pekerja (working class hero).
Ia menjelaskan single pertama Melaju di Kecepatan Tinggi terinspirasi dari program Street Race Polda Metro Jaya yang digagas oleh Kapolda Metro Jaya Irjen, M Fadil Imran.
“Saya membuat Street Race Polda Metro Jaya bukan hanya untuk merangkul komunitas balapan liar, seperti pembalap, bengkel, dan montir. Tapi juga komunitas UMKM dan penggiat seni bisa dirangkul sehingga terbentuk ekosistem yang lebih besar,” ucap Fadil dalam video testimoninya.
“Ini terbukti dengan band The Ayayay yang membuat lagu Melaju di Kecepatan Tinggi yang terinspirasi dari Street Race Polda Metro Jaya. Selamat untuk The Ayayay yang meluncurkan mini album keduanya. Semoga bisa melaju di kecepatan tinggi,” lanjutnya.
Untuk single kedua, Jakarta Rock City bercerita tentang kehidupan kelas pekerja Jakarta di tengah kerasnya Ibu Kota. Sedangkan, single ketiga yang berjudul What Do You Want mengisahkan tentang perseteruan atasan dan bawahan yang ada di sebuah perusahaan.
Single keempat, Belaga Gila bercerita kenangan buruk ketika ditilang di tengah jalan oleh polisi lalu lintas.
Sementara itu lagu terakhir, Surat Buat B*ng**t, menggambarkan kemarahan The Ayayay terhadap fenomena politik yang terjadi di Indonesia. Hal ini karena adanya politik identitas hingga penyebaran berita bohong (hoax) membuat bangsa ini rawan terjadinya perpecahan.
Apalagi banyak sekali masyarakat yang mudah tertipu oleh banyaknya berita hoax yang tersebar. The Ayayay sengaja mengeluarkan single ini sebagai tindakan pencegahan untuk terjadinya tindakan-tindakan itu menjelang pesta demokrasi pada tahun 2024.
Nah, rekan buana itu tadi berita seputar The Ayayay! Kira-kira, rekan buana udah dengerin belum nih lagu-lagu terbaru The Ayayay? Kalo belum, langsung aja dengerin di platform kesayangan masing-masing, ya!





Tinggalkan Ulasan