Halo Rekan Buana! Persaingan platform media sosial kembali menarik perhatian setelah salah satu pesaing X harus mengubah identitas mereknya. Operation Bluebird, perusahaan di balik platform tersebut, kini tidak dapat menggunakan nama Twitter sebagai merek utama setelah adanya keputusan dari pengadilan federal di Delaware, Amerika Serikat.

Meski nama Twitter tidak boleh digunakan, istilah “tweet” dan logo burung masih dapat dipakai karena dinilai memiliki status berbeda dalam perkara tersebut. Platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.now itu pun kini menggunakan nama Tweet dan mengganti alamat situsnya menjadi tweet.app. Kehadirannya sendiri dibuat untuk menghadirkan kembali pengalaman Twitter sebelum platform tersebut diakuisisi Elon Musk dan berubah menjadi X.
Minat pengguna terhadap platform ini juga cukup besar. Sebelum resmi diluncurkan, sebanyak 172 ribu orang disebut telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan akun. Rekan Buana, perjalanan kembalinya nuansa Twitter ini masih berlanjut karena keputusan pengadilan terkait penggunaan merek tersebut belum menjadi putusan akhir.





Tinggalkan Ulasan