Dengerin lagu-lagu hits dan berita terupdate hanya di Radio Mercu Buana.

Bye-Bye Salju Abadi? Puncak Jayawijaya Diprediksi Tanpa Salju di 2026

Instagram : @papuaaceh_nkri

Heyyo Rekan Buana, Pernah dengar soal Puncak Jayawijaya? Puncak Jayawijaya ituloh gunung tertinggi di Indonesia, dan dulunya punya salju abadi di puncaknya. Tapi, ada kabar buruk nih Rekan Buana Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bilang, salju di sana kemungkinan besar akan habis pada tahun 2026.

Kabar ini bukan isapan jempol belaka lho Rekan Buana. Data dan observasi menunjukkan tren penurunan drastis luasan salju dari tahun ke tahun. Reza, seorang prakirawan dari BMKG Stasiun Meteorologi Moses Kilangin di Mimika, Papua Tengah, mengungkapkan penyusutan yang signifikan. Jika pada tahun 2022 luas area bersalju masih mencapai 0,23 kilometer persegi, kini angkanya merosot tajam menjadi antara 0,11 hingga 0,16 kilometer persegi.

Instagram : @indtravel

Reza mengungkapkan dua faktor utama dituding sebagai penyebab utama fenomena ini. Pertama, perubahan iklim. Bumi makin panas, jadi es di Puncak Jayawijaya juga ikut mencair. Kedua, curah hujan yang deras. Di sana sekarang lebih sering hujan daripada salju. Hujan ini malah bikin es makin cepat mencair. Artinya, saljunya juga ikut menyusut nih Rekan Buana. Reza juga menjelaskan bahwa dulunya, di puncak setinggi 4.884 meter diatas permukaan laut (dpl) tersebut, proses alami pembentukan salju terjadi melalui pembekuan embun dan uap air. Namun, fenomena ini kini telah hilang.

Puncak Jayawijaya itu istimewa. Selain jadi gunung tertinggi di Indonesia, gunung ini juga termasuk dalam Seven Summits, yaitu tujuh puncak tertinggi di tujuh benua. Banyak pendaki dari seluruh dunia yang ingin menaklukkan gunung ini karena medannya yang sulit. Bagi masyarakat Papua, gunung ini juga punya arti penting dalam budaya mereka.

Hilangnya salju di Puncak Jayawijaya bukan cuma soal pemandangan yang berubah. Ini tanda bahwa perubahan iklim itu nyata dan berbahaya. Kalau saljunya hilang, bisa berdampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Maka dari itu yuk Rekan Buana kita jaga bumi ini dengan baik.