Dengerin lagu-lagu hits dan berita terupdate hanya di Radio Mercu Buana.

4 Alasan Aroma Parfum Tidak Pernah Sama di Setiap Orang

Sumber : Pexels

Holaw Rekan Buana! Pernah ngalamin nggak sih, parfum yang sama wanginya beda banget pas dipake di kulit kita sama temen? Ternyata, ini bukan cuma perasaan Rekan Buana aja. Kulit kita tuh unik banget, punya “skin chemistry” sendiri yang bikin aroma parfum jadi beda-beda.

Gampangnya gini, kulit kita tuh kaya kanvas, dan parfumnya adalah cat nya. Tapi, kanvas satu sama lain beda, ada yang halus, kasar, bahkan ada yang berminyak. Nah, karena beda-beda inilah, hasil lukisan (atau dalam hal ini, aroma parfum) yang dihasilkan juga jadi beda-beda.

Menurut Divanda Gitadesiani dari Klei Studio Academy, yang ahli banget soal parfum, perbedaan ini terjadi karena ada molekul-molekul khusus di kulit kita yang bakal “ngobrol” sama aroma parfum. Jadi, bisa dibilang, kulit kita tuh ikut nentuin gimana parfum itu bakal “nyatu” sama kita.

Divanda Gitadesiani juga bilang di acara Scent of Indonesia, kalau kulit kita tuh kayak punya bahasa sendiri soal parfum. Maksudnya, kulit kita bisa bikin aroma parfum jadi beda-beda, lho!

Sederhana nya gini Rekan Buana, kita punya parfum dengan bahan yang sama. Tapi, pas disemprotin ke kulit A, wanginya jadi seger banget, pas ke kulit B jadi lebih manis, dan pas ke kulit C jadi lebih hangat. Nah, perbedaan ini tuh terjadi karena “skin chemistry” kulit masing-masing orang yang berbeda. Berikut penjelasannya, kira-kira kenapa sih kulit kita bisa bikin aroma parfum jadi berubah-ubah?

Sumber : Freepik

1. PH Kulit

Coba tebak Rekan Buana, pH kulit kita tuh nggak sama semua, lho! Ada yang lebih asam, ada yang lebih basa. Nah, perbedaan pH ini bisa bikin aroma parfum jadi beda. Misalnya, parfum yang sama bisa jadi lebih kecut di kulit yang pH-nya asam.

2. Jenis Kulit

Kulit berminyak, kering, atau normal, semuanya punya karakteristik sendiri. Kulit berminyak biasanya bikin aroma parfum lebih tahan lama, sedangkan kulit kering cenderung bikin aroma parfum cepat hilang.

3. Suhu Tubuh

Percaya nggak, suhu tubuh kita juga mempengaruhi aroma parfum. Orang yang lebih aktif biasanya punya suhu tubuh yang lebih tinggi, jadi aroma parfumnya bisa jadi lebih kuat.

4. Makanan

Ternyata makanan yang kita konsumsi juga bisa mempengaruhi aroma tubuh kita, lho Rekan Buana! Makanan yang mengandung bawang putih, bawang merah, atau makanan berbau tajam lainnya bisa membuat aroma tubuh kita jadi lebih kuat dan mempengaruhi cara parfum berinteraksi dengan kulit.

Yaps itu dia 4 alasan mengapa aroma parfum tidak pernah sama di setiap orang. Jadi buat Rekan Buana jangan heran kalau parfum kesukaan Rekan Buana wanginya beda pas dipake temen. Itu tandanya, kulit kita tuh unik banget dan punya cara sendiri buat “menceritakan” sebuah aroma.