Dengerin lagu-lagu hits dan berita terupdate hanya di Radio Mercu Buana.

Stop! Hindari Kebiasan Mencuci Tangan Menggunakan Embun di Botol Minuman Dingin.

Radio Mercu Buana

Hola Rekan Buana! Hayo disini ada ga sih yang suka malas cuci tangan sebelum makan? Nah Rekan Buana dampak tidak cuci tangan sebelum makan ialah dapat menimbulkan bakteri salmonella yang ada di tangan akan berpindah ke makanan. Lalu, bakteri ini akan terbawa ke dalam saluran pencernaan sehingga menimbulkan gejala seperti keringat dingin, mual,muntah-muntah, hingga diare loh Rekan Buana. 

Lalu, malas cuci tangan ini membuat banyak orang kerap menggunakan embun di gelas atau botol minuman dingin untuk membersihkan tangan sebelum makan. Hati-hati Rekan Buana ini bahayanya! Makan menggunakan tangan langsung memang terasa lebih nikmat. Namun, sebelum menyentuh makanan, pastikan tangan bersih.

Sayangnya, masih banyak orang yang malas untuk cuci tangan. Sebagai gantinya, mereka memilih membasahi tangan menggunakan embun di gelas pada minuman yang dingin.

Dengan cara tersebut, mereka mungkin beranggapan dapat membersihkan tangan dari bakteri. Padahal faktanya tidak sama sekali. Kebiasaan ini justru bisa berisiko tinggi bagi kesehatan.

Sumber : Freepik

Dikutip dari American Chemical Society air yang menempel pada gelas minuman dingin itu adalah uap air dalam udara yang kehilangan panas dan energi untuk bergerak. Uap air yang mendingin itu pergerakannya lambat dan perlahan bergabung bersama. Kemudian membentuk tetesan air atau embun di dinding gelas yang dingin.

Intinya, es batu yang dingin membuat uap air mengembun pada permukaan gelas. Karena uap air itu berasal dari udara, maka berpotensi mengandung kotoran atau debu. Walaupun sama sama air, tetapi tetap saja beda. Karna air yang berasal dari udara itu sama sekali tidak bersih. Alih-alih menghilangkan bakteri, justru malah bisa menambah bakteri.

Selain itu, jumlah air dari embun yang dihasilkan dari gelas berisi minuman dingin itu tidak mencukupi untuk mencuci tangan dengan baik. Lagi pula, jumlah  air yang menempel pada permukaan gelas yang berisikan air dingin itu juga belum mencukupi untuk cuci tangan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui situsnya menjelaskan tata cara mencuci tangan yang baik. Pertama disarankan menggunakan air bersih yang mengalir.  Jika tidak ada keran, bisa menggunakan wadah lain untuk mengalirkan air. Selain itu, menggunakan sabun dan lakukan selama minimal 40-60 detik agar efektif membunuh kuman.